jump to navigation

Hewan Peliharaan Ala Yono 17/10/2012

Posted by Nadia in Ala Yono.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
3 comments

Seperti banyak orang lain yang punya peliharaan, Yono juga memiliki beberapa hewan kesayangan. Hewan-hewan ini mendapatkan perawatan yang istimewa dan tempat tinggal yang keren supaya betah. Penasaran dengan apa saja hewan-hewan yang jadi piaraan Yono ini? Monggo disimak:

1. Naga

Yono punya banyak naga di pekarangan belakang rumahnya. Mereka juga tidak hanya terdiri dari satu jenis saja, tapi dari beraneka ragam. Naga-naga ini susah-susah gampang mendapatkannya. Setiap ekornya punya cerita tersendiri tentang bagaimana mereka sekarang bisa jadi peliharaan Yono. Mulai dari ditangkap di kawasan perbukitan Skotlandia, sampai dibeli lima ribu perak di Pasar Burung Jalan Pramuka.

Saktiawan SiNAGA. Kalau yang ini dibeli dari Mitra Kukar.

Perawatan dari naga-naga ini juga tricky. Bagaimanapun juga naga adalah hewan yang besar dan berbahaya. Selain itu nafasnya juga berapi. Kalau misalnya mood mereka lagi kurang enak, jangan sekali-sekali mendekat atau kita bisa jadi barbekyu. Sedikit bocoran saja, sudah banyak pegawai pengawas naga Yono yang hangus dilalap api. Sst, jangan kasih tau wartawan lho, ya.. Tapi Yono sudah memperlakukan para korban dengan layak, kok. Beneran, walaupun mereka ketahuan sudah jadi abu. Menurut kamu kenapa kopi di rumah Yono bisa enak banget gitu. Kamu sendiri udah nyoba minum kan?

Naga low-budget. Salah satu koleksi Yono, hadiah dari Indosiar.

2. Kucing

Sama seperti naga-naga tadi, kucing-kucing yang ada di rumah Yono juga bermacam-macam jenisnya. Mulai dari kucing kampung, Anggora, Siam, sampai yang jenis yang sangat langka seperti macan pedang (Sabretooth Tiger).

Walaupun mereka semua sama-sama kucing, tapi makanan yang disiapkan untuk masing-masing jenis berbeda-beda. Misalnya ikan salmon impor dari Alaska khusus untuk jenis Anggora, Lasagna untuk Garfield, Tweety untuk Sylvester, Dorayaki untuk Doraemon, dan laba perusahaan milyaran rupiah bebas pajak untuk Fat Cat, kucing-kucing gemuk korporat. *damn you!

Ini kucing yang paling galak.

Walaupun kucing-kucing ini manja dan sering ngeselin, Yono tetap memelihara mereka dengan baik. Alasannya, kalau nggak ada kucing “Terus nanti nggak bisa upload foto kucing lagi di Instagram, dong?”

Oh, hipster.

3. Hewan-hewan akuarium

Yono juga memiliki koleksi hewan-hewan air yang ditaruhnya di dalam akuarium. Akuarium ini ada di kamar tidurnya. Disusun khusus sehingga seolah menyatu dengan dekorasi kamar. Arsitek yang merancangnya didatangkan dari Belanda. Yono memang pingin banget punya suasana air di tempatnya beristirahat. Menurut penelitian, unsur air itu bagus untuk kamar tidur, karena kalo ngeliat air mengalir itu rasanya damai, tenteram, adeem banget,  jadi tidurnya nyenyak. Apalagi ditambah kehidupan hewan-hewan dalam air yang lucu-lucu bikin mood tenang.

Pemandangan kehidupan laut seperti ini bikin hati tenteram. x)

Hewan-hewan yang ada di akuariumnya merentang dari penghuni air tawar dan air asin seluruh dunia. Juga beragam dari ikan, crustacea, bahkan mamalia juga ada. Kecil, besar, jelek, cantik, ganas, jinak. Yono juga senang makan seafood atau ikan sungai di depan akuarium ini. “Buat shock therapy. Biar pada patuh, gak bandel,” begitu alasannya.

Salah satu penghuni akuarium: Paus Biru (Balaenoptera musculus). Panjang 33 meter, berat 181 ton.

4. Jin

What? Nggak salah, kok. Ini memang bukan hewan dan sebelumnya keberadaannya ditutup rapat-rapat. Tapi saat ini Yono sudah terbuka untuk urusan ini, menyusul era transparansi informasi. Jadi dia memang piara jin. Si jin ini ditemukannya terperangkap dalam kaleng (bukan botol/lampu/kendi) selama ribuan tahun. Ketika dibuka, jin itu berterima kasih karena telah dibebaskan dari perangkap kaleng sialan itu. Seharusnya ia sudah mati. Tapi beruntung kaleng tempat dia terkurung itu kaleng minuman mengandung ion, jadi ia tak dehidrasi.

Pantesan aja betah terkurung di dalem. Eh, tapi PC emang udah ada ratusan tahun?

Jin memang sukar dipercaya omongannya. Yang penting sih, kata Yono, karena jin itu berhutang budi jadi ia memberikan tiga kali kesempatan untuk mengabulkan permintaan apa saja. Yono dulu sudah ajukan semuanya, tapi permintaan ketiganya: minta jatah permintaan lagi tanpa batas. Profit!

Jin ini efisien diperlihara karena dia bisa cari makan sendiri. Yono sendiri mengaku tidak tahu apa makanan jin ini. Dia sudah terlalu sibuk untuk menghubungkan Jin ini mencari makan dengan fenomena pegawai-pegawainya yang masih perawan hilang satu persatu. Memang ini tidak perlu dipikirkan sih. Jelas nggak ada hubungannya toh?

***

Itulah sekilas cerita tentang Yono dan peliharaannya. Semoga bermanfaat. Salam tajir!

Iklan
Catatan Dahlan Iskan

dahlaniskan.wordpress.com

Blognya Alfredo

“The positive thinker sees the invisible, feels the intangible, and achieves the impossible.”